Benarkah Teknologi AI Berpotensi Mengancam Kehidupan Manusia?

teknologi AI

Benarkah Teknologi AI Berpotensi Mengancam Kehidupan Manusia
Sebagian dari Anda mungkin masih ada yang belum familiar dengan istilah “Teknologi AI”. Teknologi ini merupakan teknologi baru yang memungkinkan mesin ataupun robot untuk berinteraksi secara langsung dengan manusia.
Saat ini teknologi ini sudah mulai di aplikasikan pada beberapa perangkat gadget dan perangkat kendaraan bermotor. Dan kemungkinan kedepan akan ter aplikasikan ke semua kebutuhan dan peralatan rumah tangga.
Di perangkat smartphone iPhone milik Apple misalnya. Dengan menggunakan teknologi ini, pengguna perangkat smartphone iPhone milik Apple sudah bisa menjalankan smartphone mereka dengan menggunakan perintah suara.
Contoh lainnya ada di kendaraan milik Tesla Motor yang sudah dilengkapi dengan kemampuan mengemudi secara otonom. Dengan menggunakan teknologi ini, pengguna mobil tersebut sudah bisa berkendara tanpa harus menyetir sama sekali.
Sayangnya, walaupun teknologi AI ini dapat membantu berbagai macam aspek kehidupan manusia, sebagian kalangan menyebutkan bahwa teknologi AI ini berpotensi memberikan ancaman pada kehidupan manusia.
Kenapa? Karena teknologi AI berpotensi terus mengalami perkembangan. Dan jika teknologi ini terus mengalami perkembangan, teknologi ini diprediksi dapat menjadi “pesaing” umat manusia.
Teknologi yang tersemat pada mobil Tesla Motor misalnya. Secara tidak langsung teknologi tersebut sudah menggantikan fungsi “supir pribadi”. Artinya, teknologi tersebut membuat peluang manusia untuk bisa bekerja menjadi supir menjadi berkurang.
Itu hanya satu contoh saja. Bagaimana jika di masa mendatang teknologi ini juga diaplikasikan pada robot pelayan restoran, robot perakit sepeda motor, robot penjahit sepatu, dll? Kira – kira apa yang akan terjadi pada manusia? Ya, manusia akan mengalami kesulitan dalam mencari pekerjaan. Namun begitu dapat dipastikan bahwa keberadaan tenaga manusia masih sangat dibutuhkan, meskipun teknologi dapat menggantikan, namun tidak 100 persen dapat mengganti tenaga manusia yang terbukti paling sempurna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *