Teknologi Robot, Membantu atau Mengancam?

Teknologi Robot, Membantu atau Mengancam?
Kemajuan dunia teknologi menghadirkan beberapa karya yang sangat berperan besar dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat dunia. Bahkan juga membantu dunia industri misalnya, karena kekurangan tenaga kerja, beberapa negara maju yang ada di Benua Eropa saat ini telah mengadopsi teknologi robot sebagai pengganti tenaga kerja di perusahaan mereka.

Sebagian orang yang mengaku “berpikiran maju” menyebutkan bahwa langkah tersebut adalah langkah yang brilian. Di lain sisi sebagian orang yang dianggap “berpikiran kuno” cenderung menganggap hal tersebut sebagai langkah yang berbahaya. Nah benarkah teknologi memang membantu manusia atau bahkan teknologi malah bisa menyingkirkan tenaga manusia?
Seperti yang telah kita ketahui bersama, teknologi yang ada pada saat ini telah memungkinkan perusahaan untuk mengganti tenaga kerja manusia dengan robot.
Menurut perhitungan sejumlah perusahaan, jika dihitung dari sudut pandang bisnis, tenaga kerja robot cenderung jauh lebih menguntungkan ketimbang tenaga kerja manusia. Pasalnya, robot tidak perlu digaji, dapat bekerja secara non stop, dan tidak memiliki emosi (yang berpotensi memicu terjadinya demo, pencurian, dll).

Sayangnya, ketika pekerjaan yang sebelumnya dihandle oleh manusia ditangani oleh robot, maka secara otomatis “porsi lapangan pekerjaan” untuk manusia akan berkurang.
Artinya, ada sisi kontradiktif di sini, yang mana penggunaan robot sebagai tenaga kerja cenderung menguntungkan untuk pemilik perusahaan dan cenderung merugikan tenaga kerja.

Menurut para pakar dunia IT sendiri, penggunaan tenaga robot sebagai tenaga kerja pada dasarnya tidak serta – merta memberikan ancaman serius untuk tenaga kerja manusia. Langkah ini hanya akan mengubah posisi tenaga kerja manusia ke bidang lain.
Contohnya seperti ini: jika proses perakitan sepeda motor sepenuhnya sudah dilakukan oleh robot, mana tenaga kerja yang bekerja di pabrik sepeda motor dapat beralih ke perusahaan produsen robot, entah itu menjadi programmer, teknisi robot, dsb.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *